Minggu, 26 Mei 2013

Makalah Peluang Usaha


BAB I
PENDAHULUAN
1.   Latar Belakang
Peluang usaha adalah sebuah kesempatan untuk kita dalam mengembangkan usaha dengan melihat hal-hal positif yang ada untuk dapat dimanfaatkan dalam pengmbangan usaha yang dimiliki. Dengan adanya peluang berarti adanya hal-hal positif yang mengarah pada kemajuan atau perkembangan suatu usaha yang sedang di bangun atau yang baru mulai di bangun dengan melihat propek ke depan usaha nantinya akan menjadi lebih baik dan meningkatnya pendapatan usaha tersebut.
2.   Rumusan Masalah
A.    Cara memulai usaha yang baru
B.      Kendala yang perlu dalam memulai usaha baru
C.    Persiapan sebelum memulai usaha baru
3.   Tujuan
Agar kita dapat mengetahui cara membangun sebuah usaha yang baik, bagaimana cara mengembangkannya menjadi lebih baik lagi, sekaligus belajar menciptakan lapangan kerja sendiri yang melibatkan beberapa kerabat terdekat, keluarga dan teman-teman sekitar guna memperbanyak pendapatan yang akan di dapat nantinya.











BAB II
PEMBAHASAN
A.  CARA MEMULAI USAHA YANG BARU
Memulai sebuah usaha akan lebih baik jika melewati perencaan yang matang. Anda tidak bisa hanya menyiapkan modal begitu saja lalu pergi. Kalau begini anda bukan membuka bisnis sendiri, melainkan menanam saham. Untuk memulai usaha, anda sebaiknya terjun langsung memantau bisnis yang ingin anda jalankan. Buatlah perencanaan yang matang, ya itung-itung sambil belajar juga. Jika anda sudah mahir dalam mengkonsep sebuah bisnis, melebarkan sayap ke bisnis-bisnis lain akan menjadi lebih mudah. Berikut adalah beberapa cara memulai usaha:
-      Yang pertama adalah tentukan ide produk yang ingin anda jual. Jangan memakai patokan apa yang anda suka, tapi apa yang orang lain butuhkan. Lebih baik lagi jika produk yang dibutuhkan oleh orang lain merupakan favorit anda. Ini akan membuat anda lebih senang dan nyaman dalam menjalan usaha. Ada banyak sekali jenis usaha yang bisa anda geluti, mulai dari makanan, pakaian, properti, hobi, mainan, alat olahraga, dll. Tahap ini biasanya akan agak memakan waktu karena begitu banyak barang yang bisa anda jual, namun tingkat persaingan juga harus diperhatikan. Seperti misalnya bisnis makanan, bisnis ini peluangnya masih cukup luas, namun juga pesaingnya semakin berat. Begitu pula dengan bisnis ritel yang semakin menjamur. Banyak pebisnis yang mengalami kegagalan karena tidak bisa membaca peta persaingan. Dunia bisnis itu sama dengan dunia kerja, semuanya harus dipersiapkan secara matang jika anda ingin mendapatkan posisi yang terbaik.
-      Untuk membuka usaha, anda harus mengetahui apa tujuan anda. Jangan membuka usaha hanya karena ikutan tren atau suruhan dari orang tua. Yang paling penting adalah niat dari dalam hati dan anda harus tahu apa tujuan anda. Misalnya anda ingin sukses dalam berbisnis sehingga tidak meminta uang terus dari orang tua. Atau misalnya anda berbisnis untuk persiapan di masa depan. Tekad seperti ini penting agar anda lebih termotivasi untuk menjalankan bisnis anda secara lebih serius.
-      Buatlah rencana bisnis. Ini adalah bagian terpenting dalam membuka usaha. Rasanya sangat sulit memulai sebuah usaha tanpa perhitungan yang jelas. Misalnya anda ingin membuka sebuah usaha warnet. Apa mungkin anda menyiapkan uang 100 juta kemudian membeli perangkat komputer sesukanya? Jika anda melakukan semuanya tanpa kalkulasi yang jelas, anda mungkin akan kelabakan di tengah jalan. Misalnya uang habis untuk hardware komputer, padahal belum registrasi paket internet dari provider.  Inti dari rencana bisnis adalah anda meringkas semua hal yang akan anda perlukan dalam menjalankan usaha ini. Tidak peduli apakah usaha yang akan anda jalankan tergolong kecil, menengah, atau besar, anda tetap harus membuat rencana bisnis yang matang. Ini juga untuk mengetahui aliran dana, apakah bisnis anda ada join dengan pihak lain. Jika ada kawan yang ingin menggelontorkan dana untuk usaha anda, catat juga itu. Pokoknya semua hal yang anda perlukan untuk menjalankan usaha harus tercatat di dalam rencana bisnis tersebut. Apa saja yang harus tercantum di dalam rencana bisnis? Paling tidak harus ada konsep usaha, deskripsi usaha, strategi pemasaran, analisis kompetitor, pengembangan, operasi, dan pengelolaan keuangan.
-      Salah satu bagian terpenting dalam memulai usaha adalah menentukan brand name dari usaha anda. Disini dituntut kreativitas anda untuk menciptakan nama dan brand unik dan mudah diingat orang. Anda boleh saja memakai brand misalnya Sate Kambing Pak Yanto, Gule Kambing Bu Ngatiyem, atau sejenisnya. Namun apakah ini akan sesuai dengan konsep bisnis anda? Atau anda memilih nama-nama yang unik seperti Guambing (Gule Kuambing), Ayam Setan!, atau Es Kunti. Pemilihan brand harus diperhatikan secara baik-baik, karena itu akan menjadi identitas dagangan atau service yang anda tawarkan. Selain brand, logo juga harus diperhatikan plus tagline. Ketiganya merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Bagian ini juga biasanya paling menyita waktu saat memulai usaha, namun jalani saja dengan santai. Tidak usah buru-buru karena inspirasi tidak bisa dikejar.
-      Buat produk dan tentukan strategi pemasaran. Setelah semua konsep  telah tertulis dengan jelas, saatnya eksekusi. Buatlah produk seperti yang telah direncanakan sebelumnya dan pasarkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan konversi penjualan.

B.   Kendala yang perlu di hindari dalam memulai usaha baru
1.    Ketakutan akan kegagalan
Hampir semua orang mengurungkan niatnya untuk memulai sebuah usaha karena mereka takut menghadapi resiko kegagalan. Yang mereka inginkan hanyalah cara instan untuk meraih kesuksesan tanpa modal usaha yang cukup besar. Keadaan inilah yang sering menurunkan motivasi para pemula, sehingga mereka memilih mundur teratur dan mengubur dalam-dalam keinginan mereka untuk menjadi seorang pengusaha sukses.
2.    Terbiasa dengan posisi nyaman
Pada kenyataannya tidak semua orang berani mengambil resiko besar dengan menekuni dunia usaha, mereka lebih memilih posisi aman dengan menjalani hidup nyaman sebagai seorang karyawan. Pola pikir seperti inilah yang menjadi kendala besar bagi kita untuk segera beralih dari jiwa seorang karyawan menjadi pengusaha sukses yang memiliki keberanian penuh untuk menghadapi segala rintangan.
3.    Belum bisa fokus
Kendala yang ketiga yaitu belum bisa menemukan fokus usaha yang ingin ditekuni. Kebanyakan orang masih bingung ketika mereka hendak memulai sebuah usaha. Mereka menginginkan untung besar namun belum yakin dengan fokus usaha yang ingin mereka jalankan. Sehingga tidak heran bila mimpi mereka hanya menjadi impian kosong yang belum bisa terwujud karena kendala dari dalam dirinya.




C.  Persiapan sebelum memulai usaha baru
1.     Tentukan ide bisnisnya
Langkah pertama yang perlu Anda persiapkan adalah menentukan ide bisnis yang akan dijalankan. Pencarian ide bisnis tersebut bisa dimulai dari hobi maupun skill yang Anda miliki, selanjutnya bisa Anda tekuni sebagai peluang bisnis baru yang menjanjikan untung besar setiap bulannya. Selain itu, dalam menentukan ide bisnis yang terpenting adalah menyesuaikannya dengan modal yang Anda miliki, mengetahui selera pasar, dan sesuai dengan bidang yang Anda sukai.
2.     Siapkan modal untuk memulai usaha
Sebelum menjalankan sebuah usaha, penting bagi Anda untuk mengetahui seberapa besar modal usaha yang Anda butuhkan. Buatlah anggaran biaya serta analisa ekonomi dari bisnis tersebut, dan siapkan segala modal yang dimaksudkan. Mulai dari peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan, besarnya dana yang diperlukan, serta modal kemampuan yang perlu dikembangkan untuk mendukung kemajuan usaha Anda.
3.     Hilangkan rasa gengsi Anda
Kebanyakan orang masih merasa gengsi bila mereka harus terjun langsung untuk menjalankan usaha dari nol. Padahal, memulai sebuah usaha membutuhkan niat, tekad, dan mental baja untuk bisa mewujudkan kesuksesan bisnis yang mereka impikan. Bahkan tak jarang seorang pemula harus berjuang seorang diri untuk merintis sebuah usaha, mulai dari mempersiapkan produk, lokasi usaha, mencari pasar, sampai melayani para konsumen. Karenanya, hilangkan rasa gengsi Anda untuk menjemput kesuksesan yang ada di depan mata.















BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Kadang kita sendiri bingung ketika sudah atau tidak berminat lagi untuk menjadi seorang mahasiswa/i, maksud hati ingin menjadi pengusaha tetapi harus mulai dari mana dan sepertinya banyak orang dengan modal yang pas-pasan seringkali malah terjebak dalam argumentasi modal dulu, jaringan dulu, ide dulu atau bahkan asal jalan dulu.
Selain permasalahan internal tadi, kadang untuk memulai usaha juga dibutuhkan mental yang kuat. Pada awal merintis usaha apalagi merupakan bisnis baru, mental harus siap menghadapi sikap underestimate dari lingkungan sekitar. Memulai bisnis kecil-kecilan sangatlah berbeda dengan mereka yang memulai bisnis besar apalagi bisnis yang didukung oleh orang tua yang pejabat atau pengusaha besar.
Dengan kita berusaha, Tuhan akan menyenangi kita,  tidak akan dirubah nasib suatu kaum kalau kaum itu sendiri tidak mau merubahnya. Terus berusaha disertai doa dan pasrahkan ketentuan hasilnya kepada Tuhan akan menyebabkan kita merasa nyaman dalam menjalankan bisnis kita nantinya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar