Minggu, 26 Mei 2013

Makalah Kewirausahaan


MAKALAH

logo_gunadarma.jpg




MATA KULIAH       :           SOFTSKILL
DOSEN                      :           ROOSWAN
DISUSUN OLEH      :           MA’ARIFATTUN NUR
KELAS/NPM             :           2SA02/14611227
BLOG                         :           ifahmalawat-lestaluhu.blogspot.com

Sastra Inggris
Fakultas Sastra
Universitas Gunadarma






DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I :  PENDAHULUAN
1.     Latar Belakang
2.     Rumusan Masalah
3.     Tujuan Penulisan
BAB II :  PEMBAHSAN
BAB III :  PENUTUP
               KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA













KATA PENGANTAR

Segala puji syukur bagi Allah SWT yang telah menolong hambanya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Karena tanpa pertolonga-Nya mungkin penyusun tidak akan sanggup menyelesaikan makalah ini dengan baik.
Makalah ini disusun agar pembaca dapat lebih memahami tentang kewirausahaan. Makalah ini disusun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah SWT akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan demi kesempurnaan makalah ini. Terimakasih.


PENULIS
DEPOK, 29 APRIL 2013









BAB I
PENDAHULUAN
1.   Latar belakang
Dalam kewirausahaan, kekayaan menjadi relatif sifatnya. Ia hanya merupakan produk bawaan (by-product) dari sebuah usaha yang berorientasi dari sebuah prestasi. Prestasi kerja manusia yang ingin mengaktualisasikan diri dalam suatu kehidupan mandiri. Ada pengusaha yang sudah amat sukses dan kaya, tapi tidak pernah menampilkan diri sebagai orang yang hidup mewah, dan ada juga orang yang sebenarnya belum bisa dikatakan kaya, namun berpenampilan begitu glamor dengan pakaian dan perhiasan yang amat mencolok.
Maka soal kekayaan akhirnya terpulang pada masing-masing individu. Keadaan kaya miskin, sukses gagal, naik dan jatuh merupakan keadaan yang bisa terjadi kapan saja dalam kehidupan seorang pengusaha, tidak peduli betapapun piawainya ia. Ilmu kewirausahaan hanya menggariskan bahwa seorang Wirausahawan yang baik adalah sosok pengusaha yang tidak sombong pada saat jaya, dan tidak berputus asa saat jatuh.

2.    Rumusan masalah
a.      Apa pengertian Kewirausahaan dan Wirausaha
b.      Jenis-jenis wirausaha
c.       Cara-cara berwirausaha yang baik

3.   Tujuan
Agar kita dapat mengetahui pengertian kewirasahaan dan wirausaha, jenis-jenis, dan cara-cara berwirausaha dengan baik, sebelum kita memulai berwirausaha. Setidaknya kita sudah mengetahui dasar-dasar berwirausaha agar kita dapat menjalankannya dengan baik pula.








BAB II
PEMBAHASAN
A.  Pengertian Kewirausahaan dan Wirausaha
Kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha. Wira berarti : pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha, berarti perbuatan amal, bekerja, berbuat sesuatu. Jadi wirausaha adalah pejuang atau pahlawan yang berbuat sesuatu. Ini baru dari segi etimologi (asal usul kata). Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, wirausaha adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk mengadakan produk baru, mengatur permodalan operasinya serta memasarkannya.
Wirausaha adalah orang yang menjalankan usaha atau perusahaan dengan kemungkinan untung atau rugi. Oleh karena itu wirausaha perlu memiliki kesiapan mental, baik untuk menghadapi keadaan merugi maupun untung besar. Sehingga seorang wirausaha harus mempunyai karakteristik khusus yang melekat pada diri seorang wirausaha seperti percaya diri, mempunyai banyak minat, bisa bersepakat, mempunyai ambisi, berjiwa penjelajah, suka mencoba sesuatu, dll
Dan adapun pengertian wirausaha menurut para ahli, antara lain :
# JOSEPH C. SCHUMPETER
Wirausaha adalah orang yang mampu menghancurkan keseimbangan pasar dan kemudian membentuk keseimbangan pasar yang baru dan mengambil keuntungan-keuntungan atas perubahan-perubahan tersebut
# RAYMOND W.Y. KAO
Wirausaha adalah orang yang mampu menciptakan dan merancang suatu gagasan menjadi realita.
# RICHARD CANTILLON
Wirausaha adalah seseorang yang mampu memindahkan atau mengkonversikan sumber-sumber daya ekonomis dari tingkat produktivitas rendah ketingkat produktivitas yang lebih tinggi
# SCHUMPETER
Wirausaha merupakan inovator yang tidak selalu menjadi inventor (penemu)
# SYAMSUDIN SURYANA
Wirausaha adalah seseorang yang memiliki karakteristik percaya diri, berorientasi pada tugas dan hasil, pengambil resiko yang wajar, kepemimpinan yang lugas, kreatif menghasilkan inovasi, serta berorientasi pada masa depan.
# PRAWIROKUSUMO
Wirausaha adalah mereka yang melakukan upaya-upaya kreatif dan inovatif dengan jalan mengembangkan ide dan meramu sumber daya untuk menemukan peluang dan perbaikan hidup.

B.   Jenis-jenis Wirausaha
Wirausaha dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu foundersgeneral managersdan franchisee.
-      Founders (pendiri perusahaan), Seorang Founders sering dianggap sebagai wirausaha murni, karena mereka secara nyata melakukan survei pasar, mencari dana, dan fasilitas yang diperlukan. Founders yaitu seorang investor yang memulai bisnis berdasarkan penemuan barang atau jasa baru atau yang sudah diimprovisasi. Atau dapat juga seseorang yang mengembangkan ide orang lain dalam memulai usahanya.
-      General Managers, yaitu seseorang yang mengepalai operasional perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.
-      Franchisee, yaitu seorang wirausaha yang kekuasaannya dibatasi oleh hubungan kontrak kerja dengan organisasi pemberi franchise atau franchisor. Tingkatan dalam sistem franchise terdiri atas tiga bentuk. Pertama produsen (franchisor) memberikan franchise kepada penjual. Sistem ini umumnya digunakan di dalam industri minuman dingin. Tipe kedua penjualnya adalah franchisor, contohnya pada supermarket. Tipe ketiga, franchisor sebagai pencipta atau produsen, sedangkan franchise adalah pendiri retail seperti restoran cepat saji.
Ada dua pola wirausaha yang disarankan oleh Norman R.Smith dalam Longenecker (2001), yaitu wirausaha artisan dan oportunistis. Wirausaha Artisan adalah seseorang yang memulai bisnisnya dengan keahlian teknis sebagai modal utama dan sedikit pengetahuan bisnis. Karakteristik dari seorang wirausaha artisan antara lain:
-      Bersikap kekeluargaan, mereka memimpin bisnisnya seperti memimpin keluarganya
-      Enggan mendelegasikan wewenang
-      Menggunakan sedikit (satu atau dua) sumber modal dalam mendirikan perusahaannya
-      Membatasi strategi pemasaran pada komponen harga secara tradisional, kualitas dan reputasi perusahaan
-      Usaha penjualannya dilakukan secara tradisional
-      Orientasi waktu mereka singkat dengan sedikit perencanaan untuk pertumbuhan atau perubahan di masa mendatang
Sedangkan Wirausaha Oportunistis yaitu seseorang yang memulai suatu bisnisnya dengan keahlian manajemen yang rumit dan pengetahuan teknis.
Bagaimana caranya memulai suatu usaha? Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan seseorang bila ingin memulai sebuah bisnisnya sendiri, yaitu: fokus pada apa yang akan dilakukan, melakukan business plan, menciptakan image yang jelas atas produk yang dihasilkan, melakukan survei atas kebutuhan dan permintaan pasar, melindungi hak cipta, berpikir positif tentang bisnisnya, berpikir terbuka atas ide-ide baru, menciptakan strategi pemasaran yang tepat, menentukan harga yang tepat, merencanakan masa depan perusahaan dengan jelas.
C.  Cara-cara berwirausaha yang baik
Berikut ada beberapa tips atau cara sukses berwirausaha yang bisa kamu coba :
1.        Memilih usaha yang tepat. Dalam membuka usaha, Anda harus bisa memperkirakan usaha apa yang tepat untuk daerah di sekitar Anda. Caranya, kenali kebutuhan di sekitar Anda lewat banyak bertanya dan nguping, lalu jejaki apakah Anda bisa memenuhi kebutuhan tersebut dengan harga bersaing. Misalnya, jika ada banyak kantor di sekitar tempat usaha Anda yang membutuhkan katering, Anda bisa membuka bisnis katering.
2.       Pelayanan ramah. Jika Anda memutuskan untuk membuka usaha dibidang jasa atau jualan, maka prioritaskan pelayanan yang baik. Apalagi jika usaha kamu ini baru dimulai, menciptakan kesan yang ramah menjadi hal yang penting. Pelayanan yang ramah kepada konsumen akan mendorong konsumen menjadi langganan tetap untuk usaha Anda.
3.       Persiapkan modal cadangan. Setelah Anda mendirikan usaha, sebaiknya sisakan modal untuk menjadi modal cadangan. Biasanya usaha yang baru berdiri tidak banyak dikenal orang sehingga masih sedikit orang yang akan datang ke tempat usaha Anda. Jadi meski usaha Anda sepi, usaha Anda akan tetap bisa berjalan dengan menggunakan modal cadangan itu.
4.       Promosi. Agar usaha Anda cepat maju dan banyak dikenal orang. Sebaiknya promosikan usaha Anda dengan baik. Misalnya, bisa menggunakan selebaran, pasang iklan di koran atau bahkan iklan di televisi.
5.       Jangan mudah menyerah. Menjalankan suatu usaha tidak akan semudah membalik telapak tangan. Musibah atau cobaan tentu akan selalu ada. Karenanya diperlukan mental yang kuat dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi masalah. Tetaplah berpikir positif dan yakin bahwa usaha yang Anda jalankan pasti berhasil. Itulah cara agar sukses dalam wirausaha. Tunggu apalagi, langsung saja praktekan sendiri dan lihat hasilnya.



















BAB III
PENUTUP
          KESIMPULAN
Keyakinan bahwa siapa pun bisa sukses
Kiat sukses wirausaha yang satu ini sejatinya memberikan motivasi tanpa batas pada Anda untuk selalu yakin dalam menjalankan sebuah bisnis usaha. Tanpa keyakinan yang kuat maka Anda tak akan pernah menjadi pribadi yang pemberani, berani dalam mengambil kebijakan dan keputusan serta berani dalam menanggung resiko sebagai kosekuensi keputusan yang telah Anda ambil.





















DAFTAR PUSTAKA
Read more at: http://ciricara.com/2012/02/28/ciricara-cara-sukses-berwirausaha/
Copyright © CiriCara.com 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar